
Jakarta - Microsoft sedang mengerjakan versi lebih canggih asisten digital Cortana. Bahkan kabarnya, Cortana akan menjadi aplikasi terpisah dan hadir di perangkat iOS serta Android.
Cortana punya kemampuan seperti Siri di iPhone, yang dapat melakukan berbagai fungsi cukup dengan perintah suara. Tapi Cortana diklaim lebih canggih karena mampu mengenali suara natural manusia.
Cortana saat ini baru tersedia di perangkat Windows Phone. Versi untuk komputer desktop direncanakan hadir di sistem operasi Windows 10.
Kabar bahwa Cortana menjadi aplikasi terpisah dan tersedia untuk iOS dan Android itu dihembuskan oleh kantor berita Reuters. Mereka mengutip sumber yang terkait proyek itu.
Ketika dikonfirmasi, pihak Microsoft belum mau berkomentar banyak. Mereka hanya menjanjikan kalau teknologi Cortana bakal kian canggih.
"Teknologi yang bisa membaca dan memahami email, akan berperan penting dalam versi baru Cortana," ucap Eric Horvitz, Managing Director Microsoft Research, seperti dikutip detikINET, Minggu (15/3/2015).

Jakarta - Perkembangan industri Business Process Management (BPM) di Asia Pasifik termasuk di Indonesia, memang tidak sepesat di wilayah Amerika dan Eropa. Akan tetapi, pertumbuhannya diproyeksi mengalami kenaikan signifikan, 61% dalam kurun lima tahun mulai dari 2011 hingga 2016.
Pesatnya pertumbuhan industri BPM ini tidaklah dapat dilepaskan dari peran penggunaan ICT dalam mendorong pertumbuhan bisnis selain semakin tingginya tingkat kebutuhan dan kesadaran para pelaku bisnis akan pentingnya peningkatan excellent service kepada pelanggan.
Peluang sekaligus tantangan ini berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Infomedia Nusantara, anak usaha Telkom Group, yang kini menjadi market leader industri BPM di Tanah Air.
"Kami senantiasa melakukan inovasi dan perkembangan layanan berbasis IT untuk mendorong pertumbuhan bisnis," kata Andang Ashari, Direktur Marketing & Sales Infomedia dalam keterangan yang dikutip detikINET, Minggu (15/3/2015).
Dengan puluhan tahun pengalaman di industri contact center, Infomedia di 2015 ini semakin fokus mengembangkan new wave business yang berbasis pada Social, Mobile, Analytics dan Cloud (SMAC) melalui penyediaan layanan CRM 2.0 yang menghadirkan solusi contact center terintegrasi dengan dukungan penggunaan multi channel devices.
Hal ini tentunya semakin memudahkan pelanggan dalam melakukan contact dengan perusahaan, sekaligus memungkinkan business owner melakukan pengelolaan customer relationship kapan saja dan di mana saja melalui voice call, video call, interactive walk in centre, social media, maupun multimedia dan mobile apps.
Infomedia juga menghadirkan layanan Analytics terhadap big data yang didapat dari proses interaksi dan transaksi pelanggan dengan perusahaan di layanan CRM ini untuk menghadirkan insight yang mendalam terhadap update industri, customer, maupun market yang bermanfaat bagi pengambil keputusan dalam melakukan perencanaan bisnis

Jakarta - Ketika ingin berhubungan dengan calon pelanggan yang potensial, hal terpenting yang harus kita perhatikan selain untuk menarik minat orang terhadap iklan yang ditawarkan adalah mampu memastikan pesan yang disampaikan diterima sepenuhnya.
Lewat strategi pemasaran secara tradisional, kita tidak akan pernah memastikan apakah iklan telah sepenuhnya dibaca/dilihat/didengarkan. Dan jika iklan anda berupa iklan digital, satu-satunya acuan hanyalah berupa nilai 'konversi' dari jumlah orang yang merespons atas iklan yang disampaikan.
Bagaimana jika ada cara lain yang lebih baik, sebuah cara yang memberikan kepastian bahwa orang-orang akan terus tertarik terhadap iklan yang ditawarkan. Dan bagaimana pula jika ada suatu cara untuk bisa membuat calon pelanggan tidak hanya menonton iklan yang ditayangkan tetapi juga beinteraksi secara live saat itu juga.
Seperti detikINET kutip dalam keterangannya, Minggu (15/3/2015), ide ini coba diwujudkan oleh Wootag dan IndonesianCloud. Wootag merupakan platform video unik yang memungkinkan perusahaan/organisasi mengupload video ke cloud dan bisa membuat interaksi langsung ke seluruh isi video.
Beberapa contoh Interaksi tersebut diantaranya bisa berupa pakaian yang bisa di klik atau bisa juga mencari tahu arah menuju lokasi suatu tempat seperti hotel/restoran, atau bahkan melakukan survey via video.
Lebih jauh Wootag memungkinkan untuk menghubungkan video interaktif dengan sistem ecommerce, sehingga proses transaksi penjualan dapat dilakukan pada saat itu juga tanpa mengharuskan orang untuk meninggalkan iklan yang sedang mereka lihat. Seperti halnya iklan tshirt, tinggal klik untuk membelinya.